Bunga...iya, obat..iya...itulah rosela.
Pertama kali mencoba rosela itu di rumah kakak hampir setaun lalu.Sejak itu rutin membeli rosela kering nya untuk diseduh sendiri.Rasanya menyegarkan, karena ada rasa sedikit asam.
Rosella (Hibiscus sabdariffa Linn.) adalah tanaman dari keluarga sejenis kembang sepatu. Konon tanaman ini berasal Afrika dan Timur Tengah. Tanaman perdu ini bisa mencapai 3-5 meter tingginya. Jika sudah dewasa, tanaman ini akan berbunga berwarna merah. Bagian bunga dan biji inilah bermanfaat baik untuk kesehatan.
Menurut DEP.KES.RI.No.SPP.1065/35.15/05, setiap 100 gr rosella mengandung 260-280 mg vitamin C, vitamin D, B1 dan B2. kandungan lainya adalah kalsium 486 mg, omega 3, Magnesium, beta karotin serta asam amino esensial seperti lysine dan agrinine. Bunga rosella juga kaya akan serat yang bagus untuk kesehatan saluran pencernaan.
Seperti kita tahu setiap tanaman, buah yang berwarna ungu/merah itu pasti tinggi kadar anti oksidannya. Sebut saja buah delima merah, bit,ubi ungu dll.Begitu juga dengan rosela.Stamina tubuh akan meningkat jika minum teh rosella secara rutin, masuk akal karena di rosella mengandung vitamin C dan mineral esensial yang cukup tinggi. Vitamin C rosella juga dipercaya mampu menangkal radikal bebas penyebab kanker. Kalsium yang tinggi dapat mencegah keropos tulang. Sedangkan zat-zat tertentu di dalam rosella mampu meremajakan sel tubuh serta melindungi tubuh dari inveksi kuman dan virus.Membeli susu sudah tidak lagi jadi keharusan sejak satu keluarga termasuk anak suka minum rosela tiap hari karena kalsium yang biasanya di dapat dr susu sudah ada di dalam teh rosela.
Jika Anda ingin membuat the rosella, ambil sekitar 3-4 kuntum bunga rosella segar/yang sudah dikeringkan, cuci bersih dan belah dua. Seduh dengan 200 ml air panas, aduk sambil sedikit di tekan-tekan kelopak bunganya hingga air berwarna merah, saring. Tambahkan 1 sdm air jeruk nipis dan 3 sdm madu. Sajikan hangat.
Bisa juga dibekukan di kulkas dijadikan es mambo untuk anak-anak.Atau untuk membuat agar/jeli.Atau untuk membuat kolang-kaling.Hmm..
Manfaat Rosella :
1. Manfaat pertama adalah Meningkatkan Stamina dan daya tahan tubuh
2. Bunga rosella bersifat detoksifikasi (menetralkan racun)
3. Menurunkan tekanan darah, kadar gula darah, asam urat dan kolesterol tubuh
4. Dengan meminum teh rosella dapat juga mengatasi batuk, sariawan dan sakit tenggorokan.
5. Mampu mengurangi pusing migrane.
6. Rosella merah bisa menghaluskan kulit serta mengurangi keriputan.
7. Membuat langsing tubuh karena mampu menurunkan berat badan. Pasti sangat bermanfaat bagi anda para wanita. Dan cukup minum
teh ini saja.
8. Khusus untuk anak-anak karena bunga rosella mengandung OMEGA3, maka dapat memacu pertumbuhan DHA.Luar biasanya bunga rosella merah dapat juga membantu para pecandu. Misal perokokdapat mengurangi dampak negatif nikotin. Atau bermanfaat untuk mengurangi ketergantungan akan narkoba.
Sejak mengenal Rosela, tiada hari tanpa minum rosela. Bahkan sering dijadikan bekal bila jalan-jalan sehingga tidak perlu jajan minuman selama perjalanan. Pasti nya lebih alami (bebas pengawet, pemanis buatan, pengawet karena bikinan sendiri) dan murah dibanding minuman kemasan yg mungkin khasiatnya sama seperti jus buah delima merah. Ingin rasanya menyebarkan nikmatnya minum teh rosela ini ke siapa saja terutama untuk yg belum tahu, sekalipun tidak ada ‘upah’ nya layaknya multi level marketing. Tapi satu yang perlu diingat bahwa rosela ini hanya alat saja untuk menjaga kesehatan. Sakit dan sehat itu kuasa Tuhan. Sebagai manusia kita hanya berusaha.
G O O D T H I N G S C O M E T O G O O D P E O P L E
Ga ada yang gratis di dunia ini.
Semua ada harganya dan semua harus di bayar.
Hanya masalah 'waktu' dan 'cara' pembayarannya saja yang berbeda.
Semua ada harganya dan semua harus di bayar.
Hanya masalah 'waktu' dan 'cara' pembayarannya saja yang berbeda.
Agustus 10, 2010
Agustus 02, 2010
Pengasuh Paruh Waktu/Part time Nanny
Anak-anak mulai besar, membuat aq jadi kepikiran untuk bekerja. tapi pekerjaan itu tetap bisa membuat qu lebih banyak bersama -anak-anak. Tidak membutuhkan modal yang banyak. Terbersitlah ide untuk menerima panggilan mengasuh anak paruh waktu.
Why?? Because i love kids!! Iya aq suka dan tertarik dunia anak-anak. Aq sudah punya pengalaman untuk itu lewat anak-anak qu sendiri. Jadi bisa di pertanggungjawabkan lah ^__^. Aq pikir dua-tiga jam sehari kalo ada yang perlu boleh juga nih kerjaan.
Nanti bisa dapat banyak hal yang babysitter ga bisa lakuin. aq bisa sekalian ngajarin bahasa inggris, ngajarin baca, ngenalin warna, bentuk dan pengetahuan lainnya sesuai umur anak yang nanti aq asuh. Dibacain cerita, diajarin nyanyi...dianggap layaknya aq ngasuh anak sendiri. Mirip guru pribadi anak. Kalo guru les kan hanya mengajarkan satu bidang pelajaran saja nah ini bermacam-macam ilmu sekaligus tapi di 'ajarkan' nya sambil bermain.
CV apa biodata aq selain yang ada di profil itu aq lulusan tahun 1999 Sarjana di Fakultas Ilmu Komunikasi UNPAD. Tapi jangan tanya ijazahnya yah, karena sampai sekarang blum di ambil. Ga ada motivasi untuk ngambil nya, orang ga niat kerja...hehe. Aq aktif di komunitas keorangtuaan yang ada di Facebook seperti Smart Parenting, Majalah Parenting Indonesia dan sejenisnya untuk terus update informasi tentang anak dan keorangtuaan.
Bagi yang berminat bisa menghubungi aq di nomer 22-2035760 atau 22-91273548. Oya, layanan ini hanya untuk daerah Bandung Utara saja.
Why?? Because i love kids!! Iya aq suka dan tertarik dunia anak-anak. Aq sudah punya pengalaman untuk itu lewat anak-anak qu sendiri. Jadi bisa di pertanggungjawabkan lah ^__^. Aq pikir dua-tiga jam sehari kalo ada yang perlu boleh juga nih kerjaan.
Nanti bisa dapat banyak hal yang babysitter ga bisa lakuin. aq bisa sekalian ngajarin bahasa inggris, ngajarin baca, ngenalin warna, bentuk dan pengetahuan lainnya sesuai umur anak yang nanti aq asuh. Dibacain cerita, diajarin nyanyi...dianggap layaknya aq ngasuh anak sendiri. Mirip guru pribadi anak. Kalo guru les kan hanya mengajarkan satu bidang pelajaran saja nah ini bermacam-macam ilmu sekaligus tapi di 'ajarkan' nya sambil bermain.
CV apa biodata aq selain yang ada di profil itu aq lulusan tahun 1999 Sarjana di Fakultas Ilmu Komunikasi UNPAD. Tapi jangan tanya ijazahnya yah, karena sampai sekarang blum di ambil. Ga ada motivasi untuk ngambil nya, orang ga niat kerja...hehe. Aq aktif di komunitas keorangtuaan yang ada di Facebook seperti Smart Parenting, Majalah Parenting Indonesia dan sejenisnya untuk terus update informasi tentang anak dan keorangtuaan.
Bagi yang berminat bisa menghubungi aq di nomer 22-2035760 atau 22-91273548. Oya, layanan ini hanya untuk daerah Bandung Utara saja.
Juni 30, 2010
Tip Anak Gampang Makan

Sepertinya hampir sebagian besar orang tua mengeluhkan anak nya susah makan. Terutama pada usia awal perkembangan anak.Dari sekian banyak anak dan orang tua yang aq perhatiin hampir sebagian besar juga penyebab utama anak susah makan adalah kita, orang tua. Lebih pada kurang pahamnya kita, kurang ilmunya kita akan hal ini.
Menurut pengalaman aq, berdasarkan dari tulisan yang pernah aq baca di berbagai media, tips untuk membuat agar anak gampang makan adalah :
1.Stop mengeluhkan anak susah makan.Stop 'mengumumkan kepada orang/sodara/temen bahwa anak kita susah makan'.Karena hal itu tidak kan merubah keadaan kan?? Atau memang kita menginginkan anak kita seperti itu.Stop melabeli anak dengan kata negatif yang kita tidak menginginkan hal itu terjadi.
2.Pahami betul kalo makan itu bukan cuma kebutuhan fisik tapi juga psikis.Makan memang untuk mengatasi rasa lapar tapi jangan lupa suasana makan juga bisa mempengaruhi napsu makan, suasana hati juga bisa membuat napsu makan bertambah atau sebaliknya.JAdi selain memperhatikan makanan nya dari segi rasa, warna dan gizi nya juga suasana sebelum makan, apa dia ngantuk, capek, atau malah masih kenyang karena ga brenti-brenti di beri cemilan. Kalo sudah begitu jangan kan anak kecil orang dewasa aja pasti ga kan napsu untuk makan.Suasana pada saat makan juga harus diperhatikan, usahakan kita juga ikut makan bersama anak, biar anak tau kalo orang tua nya juga perlu makan sama seperti dirinya.Dan bukankah lebih menyenangkan bila makan bersama-sama apalagi dengan orang-orang yang kita cintai??
3.Sesuaikan porsi dengan KEMAMPUAN anak BUKAN dengan KEMAUAN kita. Pada saat awal-awal kita memberikan anak makan, di usia 6 bulan kita menggunakan takaran porsi yang tertulis di kemasan makanan bayi siap saji. Dan seandainya anak kita tidak bisa menghabiskannya kita langsung men'cap'nya susah makan. Padahal kemampuan tiap anak berbeda. Sekarang kita bayangkan kita berada di suatu tempat yang sama sekali asing, baru, berbeda dari yang pernah kita tahu sebelumnya kemudian kita di hidangkan makanan yang juga sama sekali baru, tidak kita kenal sebelumnya, baik rasa, tekstur...apakah kita akan serta merta lahap memakannya? Mulai lah dengan porsi beberapa suap saja, kalo memang anak sudah menolak yah ikuti saja. Coba lagi 1 1/2 jam kemudian dengan makanan yang sama jenis nya. 3 hari kemudian bisa ganti rasa lain. Hindari mengganti rasa makanan dalam waktu yang terlalu dekat. Biarkan anak beradaptasi dulu dengan makanan barunya. Usahakan mulai dari makanan yang tidak ada rasa nya, seperti sayuran. Ini dimaksudkan agar anak gampang makan sayur.
4.Hindari memberi komentar apalagi komentar negatif pada saat makan. 'terlalu asin, gurang garem, cobaaa kaloada sambal, kurang mateng dll...' atau 'cepet dong kunyahnya, jangan di emut kalo makan, makan segitu aja lamanyaa...dll'. Karena itu akan merusak selera makan semua orang bukan saja anak-anak. Kecuali kalo kebiasaan itu memang ingin di turun in ke anak. Nikmati suasana makan yang positif bersama-sama akan menanamkan kepada anak bahwa makan adalah hal yang sama menyenangkannya dengan bermain.
5.Libatkan anak pada saat memasak atau menyiapkan makanannya bila memungkinkan (di sesuaikan dengan umurnya, bisa cuma dengan membiarkan dia melihat kita memasak, atau mengaduk telur, menyiapkan piring dll).
6.Hargai anak kita apa adanya. Stop membandingkan anak kita dengan anak orang lain/sodara/teman. Apalgi menjadikan anak orang lain tadi sebagai standar perkembangan anak yang harus di ikuti. Tidak perlu haus pujian 'duh anak nya montok dll' namun mengorbankan anak sendiri dengan melakukan hal-hal yang negatif pada saat makan.
7.Beri penghargaan bila anak menghabiskan makanannya dengan tertib. Bisa pelukan, ciuman atau kata-kata 'terima kasih ya sayang udah menghabiskan makanannya.Mama senneng banget'....mmuaachh. Dan tidak memberi komentar apapun bila anak tidak menghabiskan makanannya atau makan tidak sesuai dengan harapan kita.
8.Beri pilihan Makan atau Kelaparan. Namun pastikan bahwa apa yang dikatakan itulah yang terjadi karena kalo tidak akan jadi bumerang super bila tidak. Karena anak-anak kami paham betul bahwa apa yang kami katakan itulah yang akan terjadi sehingga mereka selalau memilih untuk makan apapun yang di sediakan. Tidak ada cerita kami terutama aq akan bersusah payah memenuhi makanan tertentu agar anak mau makan. Atau menggantinya dengan di beri minum susu berulang-ulang yag penting ada yang masuk, yang penting kenyang. No way!!
Dan tadaa....anak-anak kami sampai ga bisa menyebutkan dengan pasti apa makanan/masakan favorit mereka. Mereka akan menyebutkan nama banyak makanan bila ditanya apa makanan favoritnya. Bahkan bila sedang ingin makan lotek/pecel tok tanpa nasi...mereka pun makan sama lahapnya dengan kami.
Jangan pernah berharap akan terjadi perubahan instan ala iklan kalo anak sudah kedapatan susah makan beneran. Semua perlu waktu dan usaha, seperti juga kita yang sudah membuat mereka bener-bener akhirnya jadi anak yang susah makan karena seringnya kita mengatakan berulang-ulang di depan mereka langsung ataupun dibelakang mereka bahwa mereka anak yang susah makan. Sabarr....seperti mereka juga sabaar dikatai anak susah makan berulang-ulang setiap kali waktu makan padahal sebenernya tidak (???). Semua bener-bener tergantung kita, orang tua nya. Selamat mencoba dan beusaha yah...
Tulisan hasil dari membaca dari berbagai sumber bacaan dan pengamatan pribadi serta pengalaman pribadi.
Keyakinan versus

ASI=keyakinan Tidak ASI=keyakinan
Merokok=keyakinan Tidak merokok=keyakinan
Imunisasi=Keyakinan Tidak Imunisasi=Keyakinan
Mengajari anak usia dini membaca=keyakinan Tidak mengajari anak usia dini membaca=keyakinan
Pada saat kita sudah memilih untuk meyakini sesuatu pastilah kita akan mempertahankannya. Sekalipun ada orang yang mengatakan sejuta fakta untuk mematahkan keyakinan kita, PASTI kita akan mampu menemukan sejuta satu bahkan sejuta seratus untuk membantahnya.
Kita akan sangat heran melihat bagaimana ada orang koq bisa meyakini hal itu yah? Seperti kita yang bukan perokok pastilah akan sangat heran kenapa ada orang yang rela menghabiskan uang untuk berbungkus-bungkus rokok yang MENURUT kita ga ada manfaat bla-bla dan seterusnya. Dan perokok pun akan heran kenapa ada orang yang segitu keukeuh nya mengkampanye kan anti rokok padahal sehat, hidup-mati itu terjadi kepada setiap mahluk hidup merokok atau pun tidak.
Perdebatan mungkin tidak akan mempengaruhi orang-orang yang SUDAH memiliki keyakinan tapi mungkin berguna untuk orang-orang yang belum memilih untuk menyakini sesuatu.
That's it.
Mei 12, 2010
Mulai dari Intropeksi Diri Sendiri

aku dan suami menyakini betul g ada anak yang bermasalah.yang ada adalah orang tua yang belum paham,belum tau, dll tentang anak.karena memang g ada sekolah untuk menjadi orang tua yg baik dan benar.Hal pertama yang kami lakukan bila ada yg 'tidak berkenan' dengan kelakuan anak kami adalah intropeksi diri kami berdua.
JANGAN MENYANGKAL karena itu sama sekali tidak akan pernah menjadi solusi, apapun masalahnya.Anak masih pipis di celana...ehmm..abis akunya setengah hati ngelatih toilet trainingnya, jadi dia juga gitu kadang bilang kadang engga.anak suka membantah, ehmm...mungkin aku dan papa nya yang kalo papa nya bilang begini akunya jawab ini-itu g langsung di kerjain.anak suka menyela kalo ada yang berbicara...ehmm...itu dari aku juga karena kalo dia lagi bicara sama papanya aku suka maksa motong pembicaraan mereka.Karena kita nya sadar diri maka solusinya pun lebih gampang...tinggal kita nya aja yg berubah dan anak pun mengikuti.
Percaya deh anak itu g pernah bermasalah.Mereka itu hanya membalas reaksi dari kita orang tua nya atau lingkungannya.Kalo kita yang udah paham mana yang salah dan benar aja g mau berubah,menyangkal ya...apalagi anak dong ah.
Aku paling ill feel kalo ada yang curhat dimulai dari nyalahin orang lain.Karena ampe berbusa2 pun solusi yg kita tawarin g akan efek sedikitpun....karena kita g mungkin ngerubah orang lain kan?memangnya kita siapa??ya kan..orang kita juga pasti esmosi jiwa kalo ada yg nyuruh kita berubah.
Makanya aku milih g kerja, karena kalo anakku begini aku tau dia dapat dari mana...dan aku harap semoga aku juga bisa lebih cepet tau solusinya amin, karena dia di besarkan, di asuh oleh mama nya sendiri bukan pengasuh, nenek kakek yang kadang-kadang udah lah di titipin masih juga di salahin karena satu hal yg tidak berkenan di hati orang tua sang anak yang menitipi.kesian ya...udah lah di bayar sedikit tapi di tuntut harus sempurna sesuai standar nya.Padahal sendirinya juga ga tahan berlama-lama dengan anak nya terutama kalo anaknya sedang gundah, marah dan perasaan negatif lainnya apalagi orang dong ah.
aku dan suami dari sejak pacaran udah sepaham kalo ngedidik anak sekarang harus pake ilmu...harus nyari informasi, g bisa ngandalin cerita orang begini, kata orangtua begitu...pikiran harus terbuka lebar menerima segala informasi segimana pun ekstrimnya.tinggal nanti kita pilih mana yang mau kita pake dan mana yang enggak.
Jadi selalu mulai dari diri sendiri....konsisten dan konsekuen.Udah begitu pun teuteup tidak menjadikan kita orang tua yang sempurna atau anak kita sempurna...karena sempurna itu hanya milik Allah SWT.
April 07, 2010
AURA HAKUNA MATATA
DONO BASWARDONO PARENTING
INTERPRETASI AURA & SARAN UNTUK OPTIMALISASI PERKEMBANGAN
IDENTITAS ANAK: HAKUNA MATATA, 7 Tahun
IDENTITAS ORANGTUA: ETNA NENA OETARI
RELASI SOSIAL: Lingkaran terdalam adalah warna hijau tua yang menggambarkan bahwa relasi sosial merupakan hal penting di dalam kehidupannya. Ia cenderung sangat suka berteman, tidak terlalu ‘picky,’ dan tidak sungkan-sungkan mengungkapkan isi hatinya. Ia cenderung tidak melakukan generalisasi dan berprasangka. Ia cenderung selalu berbaik sangka karena di dalam memilih teman ia mendasarkan diri pada intuisi dan sekaligus penalarannya.
Meski begitu, ia juga termasuk tipe ‘operasional,’ di mana ia lebih suka bertindak daripada sekadar berbicara. Ia senang memenuhi janji-janjinya, khususnya dengan memberikan bukti perbuatan.
Saran-saran:
1. Semakin diperkenalkan pada permainan kelompok. Biarkan ia belajar menghadapi konflik. Tetapi juga biarkan pula jika intuisinya menuntun dia untuk lebih banyak memberi – bahkan mengorbankan miliknya sendiri.
2. Setelah besar, dorong ia untuk mengikuti pelbagai jenis organisasi sosial, bahkan politik.
INTELIJENSI & BAKAT: Tingkat kecerdasan superior bawah, dengan lingkaran warna biru tua yang lebih lebar di belahan kanan dibandingkan yang kiri. Komponen logikanya lebih menonjol daripada daya kreativitasnya.
Bakat artistik maupun logika Hakuna cukup menonjol. Dalam bidang seni, Hakuna lebih kuat di seni verbal (menyanyi, berpidato, seni peran). Sementara di bidang komunikasi, Hakuna berpotensi mampu menguasai 3-4 bahasa asing. Hakuna juga berbakat pada: logika verbal (hubungan internasional, hukum, psikiatri, obgyn), logika numerik (statistika, astronomi), dan logika visual-spasial (arsitektur, planologi, disain grafis, dll).
Saran-saran:
1. Agar pusat bahasanya lebih berkembang, ikutkan beberapa kursus bahasa yang serumpun (Inggris dengan Jerman/Belanda; Perancis dengan Spanyol; dll).
2. Kadang-kadang, ajak ia bermain drama dengan mengikutkansertakan seluruh anggota keluarga. Buatlah panggung kecil berupa sofa atau semacamnya.
3. Jika menggambar, jangan banyak diberi masukan. Biarkan saja kalau, misalnya, ia melukis matahari berwarna biru, gunung berbentuk bulat, dsb.
4. Bersama seluruh keluarga, mainkan aneka “language games” seperti tebak-tebakan istilah bahasa asing (setelah menguasai bahasa asing yang paling dasar).
5. Berikan buku-buku dongeng dalam bahasa asing mapun bahasa Indonesia, serta novel anak-anak.
6. Bila ia menginginkan, khususnya setelah masuk tahap sekolah (SD besar) boleh mengikuti ekstrakurikuler drama.
SPIRITUALITAS: Tingkat spiritualitasnya cenderung kuat di bagian kanan, sehingga ia cenderung mudah fokus dan berkonsentrasi dalam hal yang berkaitan dengan penalaran. Ia akan cukup mudah memahami konsep-konsep yang abstrak.
Saran-saran:
1. Diajak pergi ke pasar tradisional, naik becak, ke stasiun kereta, dsb, untuk mengenal kehidupan orang-orang lain. Biarkan ia berkenalan atau perkenalkan dengan mereka. Biarkan ia berdialog dengan pengemis atau anak jalanan. Anda tentu harus siap menjawab pertanyaannya yang menderas.
2. Sesekali ajak juga ke panti asuhan dan biarkan bermain dengan mereka.
3. Dan untuk menguatkan konsentrasinya, bisa diberikan mainan seperti catur, halma, dan permainan kartu.
INTUISI & KECERDASAN EMOSIONAL: relatif kuat, tebal, dengan lingkaran penuh. Ia punya empati terhadap orang lain. Potensi kepemimpinannya cukup. Kharismanya lebih terkait dengan bakat komunikasinya, mudah membuat orang-orang di dekatnya untuk jatuh hati. Ia cenderung menjadi anak populer karena itu perlu dikuatkan karakter dan kepribadiannya untuk mencegah gaya hidup yang merusak.
Saran-saran:
1. Karena intuisinya bersifat kharismatik, biasanya akan cepat meredup jika orangtua lebih banyak mengaturnya dari hal-hal kecil seperti berpakaian dan penampilan umum. Karena itu, beri ia kesempatan lebih banyak untuk menunjukkan siapa dirinya – walau bagi kita tampak ‘aneh’ atau ‘ganjil’.
2. Untuk menguatkan intuisinya, bisa dilatih dengan ‘mental-emotional games,’ seperti bermain pura-pura (role play), bermain sendiri di depan cermin, bermain boneka tangan, bermain mengungkapkan perasaan, menyanyi yang menunjukkan perasaan, kerap melihat pemandangan alam, dan terutama menjelajah alam.
3. Ia bukan hanya suka sekali didongengi, tetapi juga senang mendongeng. Karenanya, dorong ia untuk mengarang sendiri dongeng versinya. Usahakan untuk tidak ‘meralat’ dongeng rekaannya.
4. Agar intuisinya makin berkembang, ia SANGAT saya sarankan untuk mengikuti beragam kegiatan ekstra kurikuler seperti Pramuka dan Pecinta Alam, serta organisasi, untuk melatih kepemimpinannya dan pengambilan keputusan secara matang.
KESEJAHTERAAN: Hakuna berpotensi sangat mandiri dan sejahtera. Ia bukan hanya akan menyenangkan orang yang memperkerjakannya, tetapi akan lebih sukses jika mengerjakan usaha sendiri karena bakat kewirausahaannya untuk bidang artistik relatif kuat.
Saran-saran:
1. Sejak kecil dilatih untuk mandiri – termasuk untuk membantu tugas-tugas kerumahtanggaan maupun hal-hal kecil dari pekerjaan orangtua.
2. Ia cenderung tidak terlalu mementingkan kesejahteraan materialisis – kecuali jika sejak dini orangtua mengajarkan yang sebaliknya. Karena itu semua saran untuk aspek intuisi dan spiritualitas juga berlaku untuk aspek kesejahteraan ini.
POTENSI FISIK: Ia memiliki potensi jasmani yang relatif bugar; bukan karena fisiknya sendiri, melainkan karena kekuatan mental-spiritualnya. Kesehatannya juga cenderung bergantung pada suasana hatinya. Pada pernafasan dan otak, ia tidak memiliki potensi penyakit akut, namun di organ-organ tubuh abdomen, seperti hati dan ginjal, ia berpotensi mengalami penyakit akibat gaya hidup.
Saran-saran:
1. Gaya hidupnya ketika remaja musti dikendalikan agar potensi penyakit tidak muncul.
2. Makanan yang bisa memurnikan auranya adalah sayur-sayuran hijau, dan buah yang daging buahnya berwarna kuning , orange dan hijau tua.
Pertanyaan lanjutan: donobaswardono@yahoo.com
Jakarta, 6 Maret 2010
INTERPRETASI AURA & SARAN UNTUK OPTIMALISASI PERKEMBANGAN
IDENTITAS ANAK: HAKUNA MATATA, 7 Tahun
IDENTITAS ORANGTUA: ETNA NENA OETARI
RELASI SOSIAL: Lingkaran terdalam adalah warna hijau tua yang menggambarkan bahwa relasi sosial merupakan hal penting di dalam kehidupannya. Ia cenderung sangat suka berteman, tidak terlalu ‘picky,’ dan tidak sungkan-sungkan mengungkapkan isi hatinya. Ia cenderung tidak melakukan generalisasi dan berprasangka. Ia cenderung selalu berbaik sangka karena di dalam memilih teman ia mendasarkan diri pada intuisi dan sekaligus penalarannya.
Meski begitu, ia juga termasuk tipe ‘operasional,’ di mana ia lebih suka bertindak daripada sekadar berbicara. Ia senang memenuhi janji-janjinya, khususnya dengan memberikan bukti perbuatan.
Saran-saran:
1. Semakin diperkenalkan pada permainan kelompok. Biarkan ia belajar menghadapi konflik. Tetapi juga biarkan pula jika intuisinya menuntun dia untuk lebih banyak memberi – bahkan mengorbankan miliknya sendiri.
2. Setelah besar, dorong ia untuk mengikuti pelbagai jenis organisasi sosial, bahkan politik.
INTELIJENSI & BAKAT: Tingkat kecerdasan superior bawah, dengan lingkaran warna biru tua yang lebih lebar di belahan kanan dibandingkan yang kiri. Komponen logikanya lebih menonjol daripada daya kreativitasnya.
Bakat artistik maupun logika Hakuna cukup menonjol. Dalam bidang seni, Hakuna lebih kuat di seni verbal (menyanyi, berpidato, seni peran). Sementara di bidang komunikasi, Hakuna berpotensi mampu menguasai 3-4 bahasa asing. Hakuna juga berbakat pada: logika verbal (hubungan internasional, hukum, psikiatri, obgyn), logika numerik (statistika, astronomi), dan logika visual-spasial (arsitektur, planologi, disain grafis, dll).
Saran-saran:
1. Agar pusat bahasanya lebih berkembang, ikutkan beberapa kursus bahasa yang serumpun (Inggris dengan Jerman/Belanda; Perancis dengan Spanyol; dll).
2. Kadang-kadang, ajak ia bermain drama dengan mengikutkansertakan seluruh anggota keluarga. Buatlah panggung kecil berupa sofa atau semacamnya.
3. Jika menggambar, jangan banyak diberi masukan. Biarkan saja kalau, misalnya, ia melukis matahari berwarna biru, gunung berbentuk bulat, dsb.
4. Bersama seluruh keluarga, mainkan aneka “language games” seperti tebak-tebakan istilah bahasa asing (setelah menguasai bahasa asing yang paling dasar).
5. Berikan buku-buku dongeng dalam bahasa asing mapun bahasa Indonesia, serta novel anak-anak.
6. Bila ia menginginkan, khususnya setelah masuk tahap sekolah (SD besar) boleh mengikuti ekstrakurikuler drama.
SPIRITUALITAS: Tingkat spiritualitasnya cenderung kuat di bagian kanan, sehingga ia cenderung mudah fokus dan berkonsentrasi dalam hal yang berkaitan dengan penalaran. Ia akan cukup mudah memahami konsep-konsep yang abstrak.
Saran-saran:
1. Diajak pergi ke pasar tradisional, naik becak, ke stasiun kereta, dsb, untuk mengenal kehidupan orang-orang lain. Biarkan ia berkenalan atau perkenalkan dengan mereka. Biarkan ia berdialog dengan pengemis atau anak jalanan. Anda tentu harus siap menjawab pertanyaannya yang menderas.
2. Sesekali ajak juga ke panti asuhan dan biarkan bermain dengan mereka.
3. Dan untuk menguatkan konsentrasinya, bisa diberikan mainan seperti catur, halma, dan permainan kartu.
INTUISI & KECERDASAN EMOSIONAL: relatif kuat, tebal, dengan lingkaran penuh. Ia punya empati terhadap orang lain. Potensi kepemimpinannya cukup. Kharismanya lebih terkait dengan bakat komunikasinya, mudah membuat orang-orang di dekatnya untuk jatuh hati. Ia cenderung menjadi anak populer karena itu perlu dikuatkan karakter dan kepribadiannya untuk mencegah gaya hidup yang merusak.
Saran-saran:
1. Karena intuisinya bersifat kharismatik, biasanya akan cepat meredup jika orangtua lebih banyak mengaturnya dari hal-hal kecil seperti berpakaian dan penampilan umum. Karena itu, beri ia kesempatan lebih banyak untuk menunjukkan siapa dirinya – walau bagi kita tampak ‘aneh’ atau ‘ganjil’.
2. Untuk menguatkan intuisinya, bisa dilatih dengan ‘mental-emotional games,’ seperti bermain pura-pura (role play), bermain sendiri di depan cermin, bermain boneka tangan, bermain mengungkapkan perasaan, menyanyi yang menunjukkan perasaan, kerap melihat pemandangan alam, dan terutama menjelajah alam.
3. Ia bukan hanya suka sekali didongengi, tetapi juga senang mendongeng. Karenanya, dorong ia untuk mengarang sendiri dongeng versinya. Usahakan untuk tidak ‘meralat’ dongeng rekaannya.
4. Agar intuisinya makin berkembang, ia SANGAT saya sarankan untuk mengikuti beragam kegiatan ekstra kurikuler seperti Pramuka dan Pecinta Alam, serta organisasi, untuk melatih kepemimpinannya dan pengambilan keputusan secara matang.
KESEJAHTERAAN: Hakuna berpotensi sangat mandiri dan sejahtera. Ia bukan hanya akan menyenangkan orang yang memperkerjakannya, tetapi akan lebih sukses jika mengerjakan usaha sendiri karena bakat kewirausahaannya untuk bidang artistik relatif kuat.
Saran-saran:
1. Sejak kecil dilatih untuk mandiri – termasuk untuk membantu tugas-tugas kerumahtanggaan maupun hal-hal kecil dari pekerjaan orangtua.
2. Ia cenderung tidak terlalu mementingkan kesejahteraan materialisis – kecuali jika sejak dini orangtua mengajarkan yang sebaliknya. Karena itu semua saran untuk aspek intuisi dan spiritualitas juga berlaku untuk aspek kesejahteraan ini.
POTENSI FISIK: Ia memiliki potensi jasmani yang relatif bugar; bukan karena fisiknya sendiri, melainkan karena kekuatan mental-spiritualnya. Kesehatannya juga cenderung bergantung pada suasana hatinya. Pada pernafasan dan otak, ia tidak memiliki potensi penyakit akut, namun di organ-organ tubuh abdomen, seperti hati dan ginjal, ia berpotensi mengalami penyakit akibat gaya hidup.
Saran-saran:
1. Gaya hidupnya ketika remaja musti dikendalikan agar potensi penyakit tidak muncul.
2. Makanan yang bisa memurnikan auranya adalah sayur-sayuran hijau, dan buah yang daging buahnya berwarna kuning , orange dan hijau tua.
Pertanyaan lanjutan: donobaswardono@yahoo.com
Jakarta, 6 Maret 2010
Langganan:
Postingan (Atom)
























