G O O D T H I N G S C O M E T O G O O D P E O P L E

Ga ada yang gratis di dunia ini.
Semua ada harganya dan semua harus di bayar.
Hanya masalah 'waktu' dan 'cara' pembayarannya saja yang berbeda.

April 12, 2012

MaSih STATus NArsis

Pertengkaran ga akan pernah terjadi karena satu orang.

Basa-basi mengaburkan makna silahturahmi. Yang harusnya bisa semakin mendekatkan hati, jadi memicu penyakit hati. Karena perbedaan antara yang terucap dan yang ada dalam hati bagai langit dan bumi.....(?????).

Kalo udah terbaring sakit, kalo udah tertimpa musibah mah yang ke inget itu cuma keluarga, sahabat atau sodara aja.Harta berlimpah jadi ga ada artinya.Jadi di pikir ulang deh kalo mo sombong, petantang-petenteng, tampil sok gejreng mentereng........

Kalo sedikit aja ga bersyukur apalagi banyak?? Kalo yang ada di depan mata di cela apa lagi udah ga keliatan?? Masih bisa makan enak aja ngeluh gimana kalo udah ga bisa makan?? Kalo tiap ada masalah pasti nunjuk orang lain lah yang salah!Katanya mo hidup bahagia.Gimana bisa, kalo lidah nya tidak terpelihara?? Betul tidak??

Ga ada yang gratis di dunia ini.Semua ada harganya dan semua harus di bayar.Hanya masalah 'waktu' dan 'cara' pembayarannya saja yang berbeda.Dan semua pasti akan me'lunasi' nya tanpa terkecuali

‎"Ma, Al-fatihah kan surat pembuka untuk semua surat di Al-Quran.Nah kalo kita mo keliling dunia negara pembukanya apa? Ya Mekkah lah, kalo seorang muslim banyak uangnya harus utamain ibadah dulu.Jadi sebelum keliling duni harus ibadah haji dulu.Iya kan Ma? kaka Haku nanya kaka haku yang jawab.Amiinnn ya Rabbal'alamin.

Serakah adalah jalan pintas menistakan diri. Sombong, iri, riya' adalah cara terbaik membuka aib diri sendiri

Ternyata kata Einstein mengukur kecerdasan itu bisa dari dilhat sejauh mana keberanian seseorang untuk melakukan perubahan.
Kalo kita sampai jd bingung memutuskan untuk membeli sesuatu barang (susu, makanan bayi,dll) itu KARENA yg hebat IKLANNYA bkn PRODUKnya. Efek yg PASTI kerasa dr produk yg kita pilih it CUMA trlihat jelas pd PERBEDAAN jumlah lembaran uang yg kita keluarkan.That's it!! Masalah itu hanya sementara jika setiap masalah diselesaikan dengan bijaksana.Bila di tunda-tunda atau pura-pura amnesia terhadap masalah yang ada....bisa jadi bencana.

‎"Ma kasih ya Ma.." atau Tengkyu Cinta" kata Papa. "Tengkyu apa Pa?" tanya aq. "Ini udah dimasakin/diambilin makan/diberesin kamar..."jawab Papa lg.Berarti dr dulu, sejak pacaran sampai sekarang ga berubah.Hhh....kadang hal kecil spt itu sering lupa utk disyukuri.Makasih ya Pa...utk semua 'penghargaan' Papa terhadap apa yg Mama kerjain di rumah dgn selalu mengatakan "Terima Kasih Ya Ma..". I LOVE U FULL PA...MUUAACCH!

Waktu muda & msh penuh tenaga, sehat jiwa & raga, lebih banyak kita habiskan untuk hal-hal yg sia-sia bahkan merugikan orang2 terdekatnya, segala makanan/minuman masuk tanpa peduli halal/haramnya.Tunggulah waktunya dimana kita lemah tak berdaya, semua makanan enak dan halal jd menyakitkan saat kita cerna. See...ga ada yg gratis di dunia ini. Semua harus 'dibayar'.

Sesuatu itu menjadi masalah krn terjadi perbedaan antara harapan & kenyataan.Masalah itu tergantung persepsi kita.Apakah menganggap masalah itu sebagai beban?Kalo iya,maka pastinya terasa berat.Bagaimana kalo menganggap masalah itu sebagai tantangan?Maka yg ada semangat untuk mecari solusi terbaik agar tantangan bs dilewati & bersiap penuh smangat utk tantangan selanjutnya.

Seberapa berat masalah dlm hidup kita, seberapa sering kita mengeluhkan betapa menderitanya kita....percaya-lah bahwa akan s.e.l.a.l.u ada orang lain yang ingin menempati posisi kita, percaya-lah bahwa akan s e l a l u ada orang yang ingin bertukar tempat dengan hidup kita sekarang yang sering kita keluhkan tadi.WHY??Karena akan s e l a l u ada orang yg berada 'dibawah' kita.

Kalo ga sadar diri, bertahan ingin tetap hidup dalam mimpi, mengingkari jati diri....berapapun jumlah gaji ga akan pernah mencukupi. Tau-tau sudah korupsi, tau-tau sudah mengingkat janji dengan setan yang keji......hiiii......

Kalao yg ini sempat menimbulkan sedikit 'goncangan' apalagi saat di share di tempat lain ;-p Ternyata
dari semua jenis mahluk mamalia yg ada di bumi ini cuma manusia yg
dgn sukarela/sukacita/bangga memberikan bayinya untuk disusui oleh mamalia
lain (dlm bentuk sufor tentu saja).Padahal katanya kita mahluk paling
mulia karena memiliki akal?Tapi koq dibanding mamalia lain kayaknya
kita yg paling (dibuat2) ribet utk urusan menyusui bayinya sendiri.Hmm...atau itu terjadi karena terlalu berakal?

BANYAK atau CUKUP ?
Jd malu kalo berdoa seringnya minta bnyak.Pdahal sdh brlimpah ruah contoh yg dtampakkn ddepan mata orang2 yg dpercaya mmiliki kelebihan rejeki tp malah mmbawa musibah,mnjadi mudharat bg dirinya & keluarganya.Brulang kali trdengar mereka msh sj brkeluh kesah,gelisah ttg hidupnya,pling gampang trjangkit penyakit hati krn sprtinya hampir tdk mungkin ada dr mrk yg bs hidup sederhana biasa sj.So...doanya mulai skrng minta dcukupkan sj sgala sesuatunya.Ckp utk ibadah haji cukup...

‎"Pixar, minum dulu nih dah mau subuh"
"O...dah mau tutup puasa yah Ma?"
"Hah" aq bengong kagak ngarti.
"Iya kan kalo magrib buka puasa berarti subuh tutup puasa?" kata Pixar leumpeung.
twuewewewww......

Semua orang senang dipuji,kesal bila dcaci tp kenapa bnyk orng yg pelit mmuji (dgn brjuta alasan spt 'lah kalo mang ga pantas dipuji masa' hrs muji').Bahkan sbagian besar orng (katanya) shari-harinya dsibukkn fokus mmikirkan bgaimana agar mndptkn pujian (lg),baik lwt pnampiln,materi/harta,anak,pasangan & pekerjaan.Kata Aa' Gym masalah terbesar banyak orang itu karena terlalu besar keinginan untuk dipuji dan karena terlalu sibuk memikirkan bagaimana pendapat orang lain tentang kita...betulkah?

‎'PENYAKIT HATI'...menjangkiti diri dgn sangat hati-hati, menggunakan simpul-simpul, kata-kata sandi yang sulit dimengerti serta sembuyi-sembunyi hingga sulit dideteksi tau-tau sudah menggerogoti sampai relung hati tanpa kita sadari. Apa aja yah yang termasuk penyakit hati itu....

katanya, ALLAH SWT pun melakukan tipu daya kpd kita.Tetap memberikan banyak kemudahan dan kelimpahan rejeki sekalipun kita melanggar apa yg ALLAH SWT tdk suka (mengambil hak orang lain,mematok lahan melebihi batas,bergunjing,berdusta,riya dll) agar kita semakin terlena berbuat dosa & merasa mulia.Padahal sudah jelas teramat sangat ga mungkin ada yg gratis didunia ini.Semua ada tagihannya.Nauzubilamindzaliq...

berpikir, kayaknya ga ada benda yg benar2 benda mati.Apalagi kalo liat perubahan yg bs terjadi pd satu benda itu menakjubkan.Air,dipanasin mendidih & habis kalo dibiarin.Kalo kekulkasin beku.Kalo bener benda mati kan ga berubah yah.Logam kalo dipanasin cair,bagaima cara benda mempengaruhi satu sm lain itu...membuat qu smakin takjub sm ALLAH SWT,segitu detailnya nyiptain segala hal.
Kaka Haku cerita pulang skolah dibonceng temennya pakai sepeda smpai gang dkt rumah.Trus dia bilang ke temennya"mana liat telapak tangannya" dan temannyanya pun mmperlihatkan telapak tangannya."Nih," sambil ngasihin duit seribu ke telapak tangan temennnya td.Temennya kesenanga Ma.Yaa...itung2 ganti bayar angkot,kt dia lg.(Hmm..koq beda jauh sm emaknya yah.Yg kalo ada yg nganter cm ngasih senyumn manis & trima kasih!)

Sekarang bayar
Besok gratis
Akan seperti itulah kalo kita sudah memiliki niat utk memperbaiki diri atau melakukan perubahan tapi baru akan dilakukan nanti.
LAKUKAN DR DIRI SENDIRI
LAKUKAN SEKARANG
LAKUKAN DR HAL KECIL...(cermah AA' Gym yg paling berkesan)

Kk Haku "menurut Mama kk ini masih anak kecil apa udah dewasa?"
"Ya anak kecil dong.Mang Kk punya rencana apa gt kalo udah dewasa"
"Mau punya istri,punya anak,rumah yg ada banyak pohonnya, ada perpustakaannya...nanti Mama sama Papa tinggal sama Kk"
"Amiinn Ya Rabbal'alamin.Semoga Allah memberi kemudahan dan kelancaran utk Kk agar apa-apa yg baik dan membawa berkah yg Kk cita-citakan bisa terwujud"

Saat keluarga,anak meminta waktu anda...anda mengatakan banyak alasan atau melakukan/menemani mereka dengan malas-malasan tapiii saat atasan anda yang meminta...anda bergegas,mengangguk tegas.Padahal...saat hati anda galau,gundah gundala,sapa kah orang yang tersedia untuk ikut menghalau? Saat dunia anda tidak sedang ceria, sapa yg anda cari untuk membaliknya menjadi tawa?

Bahkan orang sombong sekalipun ga senang saat liat ada orang lain yg sombong.Pembohong pasti ngamuk kalo dibohongin,Pengeluh pasti menghindar kalo ada orang yg mulai ngeluh,Pengumpat pasti geleng-geleng kepala kalo liat orang lain mengumpat,....aneh ya? Tapi paling aneh nya, sekalipun kita sudah melihat sifat kita sendiri lewat perilaku orang lain, kita teuteup ga berubah!! What a nightmare

"Ma,what artinya apa?", tanya Pixar.
"Apa", jawab aq.
"Bukan apa Ma...siapa."kata Pixar lg
"Koq siapa?" tanya aq
"Itu, what is your name kan artinya siapa namamu" kata Pixar.
Twuewewewewwww...

Orang yg BANGKRUT itu adalah orang saat di hr kiamat,kehilangan semua pahala hasil dr semua ibadahnya slama hidup didunia, karena memiliki ahlak yg buruk.Senang merampas hak org lain dan menyakiti hati mereka. Uuu...sellemm...naudzubilamindzaliq...(copas anonim)

katanya,kita adalah apa yang kita pilih.Karena hidup kita ternyata kan dr memilih yg satu ke memilih yg lain.Dr bangun tidur sampai tidur lagi.Memilih apa yang kita makan hari ini.Kita adalah apa yang kita makan.Memilih apa yg kita baca.Kita adalah apa yg kita baca.Memilih apa yg akan kita katakan/tulis.Kita adalah apa yang kita katakan/tulis.Semoga selalu diberi petunjuk utk selalu memilih yg baik dan benar...amin.

Manusia disebut sebagai mahluk sempurna.Menurut versi aq manusia disebut sempurna karena kemampuannya meniru,menyamai,menyerupai kelakuan mahluk lain tanpa harus berubah wujud bahkan kadang melebihi mahluk yang sedang ditirunya.

Kalo dipikir2,dianalisa(?) ternyata kalo mau bisa sesuatu itu caranya gampang.Segera mulai dan lakukan berulang kali sampai menjadi ahli.Berlaku untuk hal positif juga negatif.Sama jg dengan ALA BISA KARENA BIASA atau SEDIKIT_SEDIKIT LAMA-LAMA MENJADI BUKIT atau PRACTICE MAKE PERFECT

Menakjubkan, mahluk paling besar di bumi yaitu ikan paus menjadikan mahluk paling kecil di bumi/dilaut yaitu krill atau plankton sebagai makanannya. SUBHANALLAH!!

‎"Ma, liat Ma Pixar bikin sarang burung" kata Pixar semangat.O...ooo iyyyaaa baguuussss.....sambil gelkh...liat benang jait satu gulungan sudah berubah fungsi jadi 'sarang burung'.Selongsongnya jadi induk burungnya kata dia lagi.Oo.....

Maret 16, 2012

G R3geT4n



Merhatiin iklan produk susu, takjub bagaimana mereka mengemas iklannya. Duluuu mengandalkan kandungan segala spygomelyn, AA, DHA lah dll. Abis gt produsen tandingannya meng'matahkan' dgn bahwa semua susu kandungannya sama. Di 'gadai' kan efek minum susu bs bikin anak pintar, bs ngancingin baju sendiri (??) dll. Ganti lagi lewat rendah gula, takaran yang proposional sesuai umur. Pakai acara kontes ini dan itu (padahal mah intinya teuteup jualan). Sekarang makin ga nyambung makin bagus kali yah? Lucunya kalo nemuin ada ortu yang banggaaa bangets sama merek susu tertentu (padahal bukan bintang iklannya tuh ;-p). Terutama kalo yang muahaall."Kan ga mungkin kita dua-duanya kerja trus anak dikasih susu yg murah" gt alasannya.....ouch!!!

Semua iklan-iklan susu itu kan konsumen yang bayarin. ada yang bilang 40% harga produk susu itu adalah untuk bayar iklannya. Dan fantastis nya lagi gara-gara iklan susu tertentu koq ya bisa ada yang percaya bahwa susu itu bisa me'nyelamat'kan problem makan pada anak. Dah gt yang percaya itu orang-orang yang berpendidikan dan tinggal di kota, yang gadget nya paling canggih pula. Menurut aq koq ironis tragis miris. Itu susu untuk anak diatas setahun.

Nah gimana produsen susu jualan produk susu yang untuk di bawah 1 tahun ya' ? Kan ga boleh pakai iklan tu ? Hmm...disihir lah rumah sakit, dokter2 untuk jd tenaga pemasarannya. Masa' rekomendasi seorang ahli bisa salah ? Ya ga mungkin bangets ada dokter yang me'nyesat'kan pasiennya dari ASI ke formula demi menggemukkan rekening pribadi malah sampai bisa keluar negeri kann ? Jahat benerrr kalo 'niat' mereka begitu yah ?. Pastinya itu untuk kebaikan bayi pasiennya dwong ah (padahal abis pasiennya beli, inget aja kagak tuh sama pasiennya). Tambah lagi pasiennya kurang informasi atau ga peduli soal ASI...klop dah. Pasti nya mujarab bener dah tuh angka penjualan produk susu walo tanpa iklan ya...

jd maksudnya mah kalo mang menggunakan produk susu merk tertentu itu biasaaaa aja dah. kagak usa sedemikian bangganya sampai merendahkan produk lain. Nemu euy orang kayak gt. Kan jadi aneh, bintang iklan bukan, perwakilan dr produk nya bukan tp bangga nya kayak dia dibayar gt loh untuk nuji2 produk tersebut...haiyaa,kalo prosuk susu yang mahal itu sebenernya banyak faktor diluar kualitas produknya(yg masih dr susu sapii aja gt). Mereka itu kena biaya impor, ongkos buat bikin iklan, bayar iklan nya tayang di tipi, bayar SPG yang gerilya di supermarket/mall/acara, bayar 'tenaga ahli' untuk merekomendasiin produk mereka ke pasien nya,bayar iklan di media cetak,jd sponsor iklan, biaya buat bikin sovenir yg suka jadi iming2 kalo beli produk mereka....mang sapa yang bayarin semua itu....yaaaaaa konsumeeenn kaleee. Kompensasi nya yaahhh bangga lah produk yg biasa mereka beli sering nongol di tipi/media cetak.....????? Paling ga kan orang jd tau 'status' sosial nya jg lebih 'tinggi' kan karena produk yg mereka pilih

Coba kalo teman gimana cara jualan produk yg ga boleh ada iklan nya gt biar produknya laku ?

#psst...yang ga sependapat ketik REG NAMA KIRIM KE 88888 aja yah....^___*

Februari 21, 2012

SeK olAH NgaYAL


Pengen ada sekolah yang menyediakan ilmu atau informasi tentang apa saja.Yang setelah beberapa waktu belajar disekolah itu langsung bisa jadi ahli tanpa harus menunggu lama seperti sekarang. Jadi sekolah tersebut menerima murid dari segala umur. Dari sejak kecil sudah dicarikan arah bakatnya mau kemana mau jadi apa.Sehingga saat umurnya 15 tahun sudah jadi ahli bahasa, misalnya kalo anak tersebut senang terhadap bahasa, atau sudah jago merakit alat elektronik, atau sudah mengeluarkan banyak buku, atau telaten berkebun dan lain-lain. Seandainya pada umur segitu mereka mau 'berhenti' belajar ya silahkan. ATau mau ganti mencoba keahlian lain dari awal...silahkan.Semua benar-benar terserah muridnya.Sekolah hanya sebagai mediator dan fasilisator semata.Jam sekolah pun terserah muridnya.Sedangkan ekstrakulikulernya itu PKN,IPS,dan mata pelajaran lain yang biasa didapat disekolah formal. Jadi nanti ga usa heran kalo masih remaja sudah punya toko,sudah pinter berkebun,sudah ahli merakit,membuat perabotan dll.

Hmm..apa lagi ya...ntar dah tambahannya...kal ada ide lagi.

Februari 10, 2012

No PAIN no GAIN



Ada pria yang tidak bisa berenang terjebak seorang diri di sebuah kapal yang akan tenggelam. Dia berdoa memohon dan meminta kepada Tuhan agar menyelamatkannya. namun sayang sampai akhirnya kapal tenggelam begitu juga dia pertolongan dari tuhan pun tak kunjung datang, menurut dia begitu.

Saat dibangkitkan pria itu bertanya kenapa doa nya tidak dikabulkan padahal dia merasa sudah berdoa dengan khusu dan tawadu, berdzikir tak henti-henti tapi malah dibiarkan mati tenggelam.

Tuhan menjawab "kamu liat ada pelampung dikapal? Kenapa tidak kamu pakai ? Kamub liat ada sekoci di kapal kenapa tidak kamu pergunakan ? Kamu liat ada sepotong papan mengapung persis didepan mu kenapa tidak kamu pakai ? Saat tim SAR datang kenapa kamu tidak berteriak minta tolong?"

Dan pria itu ternyata selalu mempunyai alasan kenapa dia tidak menggunakan pelampung itu, karena dia pikir percuma sj kalo nanti tidak ada yang menolongnya, tetap aj akan mati. Sekoci juga begitu ga ada dayung nya, akan sampai kemana kalo sekoci tidak ada dayungnya, ntar mati juga kalo ga ada
yang nolong. papan apalagi, keburu dimakan hiu.Saat tim SAR datang aq sudah kehabisan tenaga karena benar-benar nyaris tenggelam sudah megap-megap.

"O, kalo begitu pertolongan seperti apa yang kamu harapkan dari KU? Memperbaiki kapal bocor itu dengan tiba-tiba?" membuat mu bisa terbang ?".....

Kita tidak akan pernah bisa menolong orang yang TIDAK MAU ditolong. Tidak akan pernah bisa menyelamatkan orang yang tTIDAK MAU diselamatkan. Tidak akan pernah merubah orang yang TIDAK MAU berubah.

Dari dulu kita sudah paham betul kalo berdoa itu untuk meminta dan memohon kepada Tuhan untuk segala sesuatu yang kita BUTUHKAN dalam menjalani hidup di dunia.

Tapi banyak dari kita yang belum paham bahwa Tuhan itu ternyata selalu menjawab doa kita. Tuhan menjawab doa kita dengan banyak cara. Beberapa caranya mungkin tidak kita sangka-sangka bahkan mungkin tidak kita suka. Karena perlu campur tangan kita untuk mewujudkan nya menjadi nyata. Bahkan dengan banyak pengorbanan. Tinggal kita nya nih bisa berlapang dada ga menerima 'jawaban' dari doa kita yang sudah dikabulkan itu ??

Kalo pernah liat di film mah memang ada orang yang 'kebal' saat diri nya dalam masalah.

Percaya atau tidak mereka 'menikmati' berkubang dalam kesedihan/kesusahan akibat dr masalah dalam hidup mereka. Mereka seperti mendapat 'penguatan' saat orang-orang mengasihani mereka,menasehati mereka.

Yang akhirnya menjadi 'pola' hidup mereka yang lama-lama bisa mereka 'trima' dengan 'lapang dada'(???). Mereka menjadi imun/kebal terhadap masalah yang selalu sama sampai pada pikiran mang begini lah hidup yang sudah digariskan Tuhan untuk qu.

Bahkan beberapa merasa hidup mereka baik2 sj walo orang-orang yang mereka cintai pergi meninggalkan mereka (contoh nya di on the spot semalam,manusia yg lebih milih rela hidup dgn binatang peliharaan drpd dgn manusia) atau versi lainnya mereka tetap bertahan hidup bersama orang yang menjadi sumber masalah dalam hidup mereka bertahun lamanya.

Perubahan mang hanya bisa dilakukan dan dimulai dari diri sendiri,dari sekarang an dari hal kecil.Bahkan ALLAH SWT pun tidak akan pernah bisa mengubah nya kalo kita TIDAK MAU merubahnya walo pun tersedia banyak 'tanda' dari NYA bahwa hidup kita salah.
Nauzubilamindzaliq....

Desember 03, 2011

KAYA itu sebenernya apa sih ?



Liat di toko buku, makin kesini makin banyak buku yang berisi teori untuk menjadi kaya.Makanya aq jadi mikir sebenernya kaya itu apa sih ? Kalo ukurannya materi nih, seberapa banyak materi orang bisa disebut kaya? Kenapa sih bwuanyak bener orang yang mau kaya dengan banyak nya harta sebagai standar kaya nya (padahal banyak sendir ga bisa diukur pasti kan). Sampai rela korupsi dan melakukan berbagai hal nista lainnya. Fiuhh...

Ada yang bilang "Orang yang kaya adalah orang yang tidak menginginkan apa yang sebenarnya MAMPU dia miliki"

"Orang yang selalu merasa CUKUP" atau

"Orang yang bisa membeli apapun yang dia mau" atau

"Orang yang tidak mungkin merasa kekurangan" atau

"Kaya itu adalah orang yang sebenernya mampu menumpuk banyak harta didunia tapi dia lebih memilih untuk LEBIH BANYAK menginvestasikan hartanya di akherat."

Mengukur standar kaya itu dengan apa ya? Dengan Harta? Berarti itu hitungan menggunakan angka. Brapa angka terbesar sebagai patokan kaya? Pasti ga ada yang bisa nyebutin karena angka itu kan tiada batasan ya...

Kalo kita lebih sering melihat 'kebawah' soal dunia dan harta benda harusnya ssetiap dari kita itu sudah kaya tapiii kalo kita memilih untuk menatap ke 'atas' soal dunia dan harta benda pastilah kita ga akan pernah kaya selamanya. Jadi kalo dipikir2 Pilihan untuk menjadi kaya itu ada di pikiran dan hati kita ya...itu menurut aq yah.

Kalo menurut Mario Teguh kaya itu ada di ukuran lewat Iman, Jiwa dan kemanfaat diri kita bagi sesama.

Kriteria orang yang anda anggap kaya mana yang paling sering anda temui yang paling mendekati arti 'kaya' menurut versi anda ?

Waktu SD kan aq bercita-cita pengen jd Psikolog.Sejak itu senang mengamati diri sendiri dan orang lain. Banyak orang termasuk aq yang menghayal pengen kaya banyak uang dan harta karena itu akan membuat hidup jd mudah dan bahagia. Ga mungkin ada yang kurang lagi dalam hidup mereka karena semua pasti bisa terpenuhi. Dan seperti itu lah aq menerjemahkan seharusnya orang yang kaya. Ga mungkin ada yang kurang dalam hidup mereka.

Sementara itu menurut aq nih dr sekian lama menemui orang yang secara materi itu jauh lebih banyak dr keluarga aq, pada kenyataanya ternyata banyak yang tidak seperti itu adanya. Mereka malah lebih banyak kufur daripada syukur nya. Makanan yang sudah beragam di meja makan, yang tinngal buka mulut kunyah2 telan pun masihhh aja ada yang kurang. Ntah itu sambalnya kurang pedas, nasi/sayur nya dingin, daging nya keras (padahal ga terlalu keras) dll. OMG!! Atau dah bs naik mobil sendiri kemana-mana masih ngeluh capek lah bolak balik jemput anak, blum kalo macet, nyari parkir dll. Blum kalo yang gila puji puja, dah punya 3 pasang sepatupun masih jg harus beli baru atau selalu ingin jd orang yang paling dulu punya gadget paling baru dan paling canggih walaupun sebenarnya ga butuh yang penting orang tau dan sejenisnya hanya biar dikagumi hanya biar dipuji. Paling parah malah jd serakah sampai hak orang lain pun masih di ambil. Atau pun malah jd bakhil kikir dan senangnya mubazir (semacam hobi ngumpulin makanan untuk menuhin kulkas padahal dimakan mah kagak). Nauzubilamindzaliq...

Itulah kenapa disebutkan bahwa apapun kondisi kita, entah itu kaya atau kurang kaya itu sebagai ujian. Kalo namanya ujian kita pasti mengisinya dengan hati-hati agar semua jawaban ujiannya benar semua kan ?

Kalo sudah begitu kaya itu sebenernya apa sih? Orang disebut kaya itu kalo apa sih ?

Kalo melihat seperti itu aq jd mikir kadang mang pantas banyak orang yang tidak dikabulkan untuk jd kaya, karena dianggap sm ALLAH SWT akan merubah mereka menjadi lebih buruk dr kehidupan yang sudah ada ( apalagi blum mencapai kaya sj sudah swombong, kikir, lidahnya ga ada bosennya berkeluh kesah dll). ALLAH SWT berusaha menyelamatkan kita dr pribadi yang buruk. Yang nantinya hanya akan disibukkan untuk mencintai dan memenuhi gemerlapnya dunia, sibuk berfoya-foya lupa ibadah. Berarti ALLAH SWT tuh sayang sama kita dan ALLAH SWT MAHA MNGETAHUI. Walopun kondisi banyak harta itu lebih baik terutama kalo dijadikan ladang amal ibadah. Jd lebih mudah kalo mau mendirikan mesjid, memberangkat haji orang lain, menyekolahkan dll.

Percaya ga, segimana pun keadaan kita pasti ada yang mengatakan kita lebih. Jd ga mungkin kita adalah manusia paling miskin, paling menderita sedunia KECUALI kalo kita menginginkan 'gelar' itu menetap dalam hidup kita sehingga menjadikan hidup kita benar adanya seperti itu maka pertahankanlah pikiran seperti itu. Kata orang yg ga punya kendaraan orangyg punya sepeda itu kaya, kata orang yg punya sepeda orangyg punya motor itu kaya, kata yg punya motor orangyg punya mobil itu kaya, kata yg punya mobil orang yang punya mobil merk tertentu itu kaya begitulah seterusnya kalo mengukur kaya berdasarkan angka. Karena angka itu tiada batasan. Berarti bener kan kalo kita semua itu kaya...menurut orang yang berada 'dibawah' kita.

Kalo sudah melihat seperti itu jd hilang rasa ingin kaya versi seperti mereka. Mungkin itulah makna yang harus aq ambil karena sering dipertemukan dengan orang-orang yang aq sebutkan tadi yah...agar aq bs jd orang yang mampu 'mengecilkan dunia hanya segenggaman tangan', aq lah yang mengendalikan dunia bukan sebaliknya...semoga. Mungkin pasti iri kalo sudah lah kaya, ahli ibadah, lisannya terjaga dr keluh kesah dan menghina, orangnya amanah, hidupnya biasa sj dan sederhana...

Alhamdulillah dulu diasuh yang mengajari cara hidup sederhana. Jangan harap mau punya sepatu lebih dari 2 pasang. Pokoknya kalo barang masih berfungsi ga bisa minta beli yang baru. BELI FUNGSI BUKAN GENGSI ATAU PENGEN KE PUJI. Gitu deh doktrin nya. Ga ada abisnya kalo beli sesuatu berdasarkan hal seperti itu, pengen sama dengan orang lah dll. Kalo masakan/lauk pauk dirumah belum habis yaah harus abis dulu baru bisa beli makanan lain kayak sate atau lotek biasanya. Pola asuh orang tua juga kalo menurut aq sangat berpengaruh yah. Dan aq betul-betul kembali menerapkan kesederhaan dan selalu bersyukur seperti yang diajarkan orang tua qu dulu. Fiiuhhh ga kebayang kalo dulu dicontohin suka ngegampangin segala hal. Segala keinginan selalu diturutin...

Jd...ternyata menurut aq nih yah yang mencukupkan kebutuhan kita, yang membuat kita bahagia itu ada dalam diri kita sendiri. Letaknya di dalam pikiran dan hati kita.Bukan ditentukan dari seberapa banyak harta yang kita punya atau jabatan apa yang kita jalani seperti yang sering kita kira selama ini. Caranya pun mudah...pertama harus percaya dan yaqin bahwa pikiran dan hati kita lah yang menentukan apapun dalam hidup kita mau itu bahagia, susah, berhasil atau gagal bukan sesuatu yang diluar kita, kemudian bahagiakan orang lain atau pikirkan hal-hal apa sj yang membuat kita bahagia. Bersyukur tiada henti , berdoa, beribadah, berlapang dada dan hanya berharap dan meminta kepada ALLAH SWT.